WanHart Blog

June 7, 2008

Amazon Back Up After Outage

By Betsy Schiffman EmailJune 06, 2008 | 1:36:47 PMCategories: Amazon.com

UPDATED: See Amazon official comment below; new error messages reported.

Oops. The Amazon.com site became “unavailable” for millions of users across the U.S., at a potential cost of $31,000 per minute.

The outage comes just a few months after Amazon’s S3 (an online storage service) failed.

The site was down for roughly two hours, starting at 10:25 PST and was back up at 12:30, according to spokesperson Patty Smith. The cause was not disclosed.

“The system is very complex. On rare occasions when we experience problems, we try to resolve them as soon as possible,” Smith says.

The actual cost of the outage? Unclear, but if Amazon generates close to $4 billion this quarter (that’s the Wall Street consensus estimate) the company could book roughly $1.8 million in sales per hour, or $31,000 per minute.

Of course, those numbers include international sales, and international properties were unaffected. Also, there is no way to account for daily or weekly shopping trends.

“It’s hard to say that those sales are just lost, gone and unrecoverable — maybe some people came to the site, saw it was down, poked around, and came back and bought,” says Domenic Lacava, an analyst with Canaccord Adams.

We’re still not clear on what happened, but in an Amazon.com forum, the company left the stark message:

Greetings from Amazon.com,

We are currently investigating an issue that has impacted the availability of the Amazon.com website. Engineers are actively engaged in resolving this issue and we will provide an update once the issue is resolved. We appreciate your patience during this time.

Regards,

Technical Account Management

Amazon.com

And while S3 still did not go down, some customers have complained about a sharp rise in errors; and extremely slow speeds.

In the meantime, several readers report getting an error message implying they’re robots:

We’re sorry!

You have been denied access to this feature because we believe you violated the terms, conditions, rules, guidelines or policies of our site in the past. If you believe we have taken this action in error, you may contact us at ad-help-us@amazon.com.

Incidentally, the Amazon site isn’t the only thing that’s down — the stock closed down close to $4, or more than 4.6 percent.

Source: http://blog.wired.com/business/2008/06/amazon-down.html

April 18, 2008

Jutaan pengunjung dalam satu hari dicapai dalam tiga bulan: Inilah.com

“Content is KING”, isi adalah segalanya, dengan slogan tersebut Inilah.com berhasil mencapai jutaan pengunjung hanya dalam waktu tiga bulan saja.

Saya di informasikan mengenai Inilah.com sekitar 3 hari lalu. Seperti kebiasaan, saya selalu benchmark popularitas situs dengan Alexa.com (perusahaan yang bergerak di bidang informasi situs). Pada waktu saya menyelidiki traffic ranking (ranking lalu lintas situs) saya cukup terkejut melihat grafik lalu lintas situs yang diperoleh oleh Inilah.com; jutaan pengunjung dalam satu hari dan dicapai hanya dalam tiga bulan!

Inilah.com

Alexa traffic ranking: http://www.alexa.com/data/details/traffic_details/inilah.com

Sebagai seorang yang cukup mengerti sulitnya meningkatkan pengunjung dalam junlah besar (apalagi tanpa iklan) saya sangat terkesan dengan isi dan kemudahaan navigasi dan tampilan berita yang disuguhkan.

Bukan hanya berita berita yang disuguhkan berbobot, tetapi penggunaan navigasi yang bersih dengan CSS dan JavaScript yang pas (tidak berlebihan) sangat memudahkan pembaca dalam memilih berita yang akan dibaca. Juga kita dapat melihat video streaming yang cukup menarik.

Jika kita tidak banyak waktu untuk mem-browse berita berita Inilah.com, kita dapat dengan mudah berlangganan dengan menggunakan RSS (Real Simple Syndication). Saya sudah berlangganan Inilah.com lewat RSS. Bagaimana dengan anda?

April 10, 2008

Mandala Air. The next good Indonesian airliner?

Mandala Air. Menjadi maskapai terbang terbaik Indonesia?

Dalam setiap perjalanan udara nasional saya selalu memilih Garuda Indonesia. Saya ingin keselamatan penerbangan saya terjamin. Setidak tidaknya Garuda Indonesia adalah penerbangan nasional yang terbaikdari yang terburuk.

Minggu lalu, tidak tahu ada angin apa, saya memilih terbang dengan Mandala Air. Terakhir saya terbang dengan Mandala Air pada tahun 2002 dengan Boeing 737-200 dari Jakarta ke Pekanbaru dengan pengalaman kurang menyenangkan. Butuh waktu enam (6) tahun untuk saya kembali mencoba Mandala Air dan tidak tahu mengapa saya memilih Mandala Air pada penerbangan dari Jakarta ke Semarang kali ini.

Penerbangan saya di jadwalkan terbang pada pukul 06:15 dari Jakarta ke Semarang. Saya cukup senang pada waktu saya melihat jam tangan saya menunjukan pukul 06:15 pada waktu take off, bukan pada waktu boarding seperti pada maskapai penerbangan Indonesia yang lainnya. Ini luar biasa!

Sebelum saya kembali ke Jakarta dari Semarang dengan penerbangan terakhir yaitu pukul 18:30, saya bertanya melalui telepon kepada istri saya mengenai keadaan cuaca di Jakarta. Hujan deras katanya. Saya agak kuatir dengan keadaan seperti itu, saya agak menyesal dalam hati telah memilih Mandala Air dalam penerbangan ini.

Saya terkejut senang pada waktu saya mengetahui pesawat yang akan saya tunpangi dalam perjalanan pulang ke Jakarta ini bukan jenis Boeing 737-400 seperti yang maskapai lainnya, melainkan jenis pesawat baru AirBus 319 yang baru. Perasaan kuatir akan keadaan cuaca yang buruk agak terobati dengan pesawat baru yang canggih ini.

Mandala Air

Belum percaya apakah Mandala Air hanya “lucky” saja dalam ketepatan waktu. Pada hari yang sama saya dijadwalkan untuk mendarat di Jakarta dari Semarang pada pukul 19:30, dan pada waktu pesawat mendarat saya melihat jam tangan saya menunjukan pukul 19:29! Bukan hanya tepat waktu saja, tetapi pendaratan juga dilakukan secara mulus.

Saya baru tersadar, apakah mungkin Mandala Air tidak banyak berpromosi di media cetak maupun media lainnya karena mereka lebih terfokus memikirkan dan mengutamakan pelayanan dan keselamatan terbang? Memang buat apa buang biaya untuk promosi jika biaya itu dapat dipergunakan untuk meingkatkan pelayanan dan keselamatan penerbangan.

Penumpang yang sangat puas seperti saya dapat dengan cepat dan yakin menyarankan (words of mouth) teman dan sanak saudara untuk menggunakan maskapai penerbangan Mandala untuk perjalanan udara mereka. Saya ingin terbang dengan Mandala Air lagi. Saya yakin jika prestasi pelayanan, ketepatan waktu dan keselamatan penerbangan di jaga selalu sebentar lagi Mandala Air akan menjadi penerbangan nomor 1!

Itu menurut saya dengan pengalaman terbang lagi dengan Mandala setelah 6 tahun. Bagaimana pendapat anda? Ada hal yang saya terlewati? Silahkan isi komentar anda.

March 22, 2008

Blogger. The rise of the opportunist.

emacs_tetris.pngI am a believer of opportunities. I believe we should live and work like a TETRIS game. One should be able to identify, recognize and spot an opportunity. If one stick to an idea, just like in a tetris game, he or she will be game over.

A good blogger should be able to identify, recognize and spot the trend or buzz surrounding their community issues. Are you the one? If yes, go and write about it. There are few of a good free blogging site or provider. You may try these free blogging site or provider:

  1. WordPress : http://www.WordPress.com
  2. Blogger: http://www.Blogger.com
  3. Multiply: http://www.Multiply.com
  4. Live Journal: http://www.LiveJournal.com

Will opportunist be able to identify, recognize and spot in business? I am not so sure, but this is what I am sure of; by using and training your brain to identify, recognize and spot an opportunity, you are increasing your chance to fill any business opportunity and exposures. Start writing and posting. Let the readers decide how good you are.

March 21, 2008

Dulu diabaikan, sekarang tidak lagi.

e90image1331.jpg

Saya tinggal di bilangan Kebon Jeruk, Jakarta Barat dan setiap kali saya melewati perempatan Tomang, saya tidak pernah “ngeh”, “aware” atau sadar bahwa hotel Twin Plaza hadir tinggi menjulang di sebelah kiri atau di sebelah kanan saya jika saya dalam perjalanan pulang.

Daya pikat dari Hotel Twin Plaza sekarang sudah ditingkatkan, sekarang jika saya melewati jalan Slipi, saya dengan mudah dapat aware bahwa di sebelah kanan saya ada Hotel Twin Plaza yang menjulang tinggi. Papan nama Hotel Twin Plaza dipasang di atas gedung, gradasi warna di gunakan pada lis setiap lantai agar menarik perhatian dari jauh. gedung hotel ini dapat terlihat dan memikat dari jarak 1KM.

Suatu minggu malam, saya melewati perempatan Tomang dan di luar kebiasaan ada kemacetan yang luar biasa, ternyata kemacetan yang luar biasa ini di timbulkan dari pesta pernikahan yang diadakan di Hotel Twin Plaza. Dulu diabaikan, sekarang tidak lagi.

Bagaimana dengan Daya Tarik dan Daya Bius dari Hotel Twin Plaza ini? Saya pribadi kurang begitu suka dengan interior decoration mereka. Tapi saya belum pernah menginap di sana. Saya ingin mendengarkan bagaimana menurut anda?

Silahkan masukan comment anda mengenai Hotel Twin Plaza di blog ini. Terima kasih.

===

March 20, 2008

Apa yang sebenarnya pelanggan butuhkan. What the customer really needed.

Filed under: consultant,customer,market,Marketing,pelanggan,Pemasaran — Admin @ 08:06

project-management-humor1.gif

Tidak ada hal yang baru di bawah Matahari. There is nothing new under the Sun.

Seseorang meng-email saya dan bertanya seperti dibawah ini:

Globalisasi mendorong setiap perusahaan untuk terus berjuang mempertahankan eksistensinya. Agar dapat terus bertahan maka tiap perusahaan berlomba-lomba terus mencari solusi baru dalam menarik minat konsumen. Selain itu perusahaan juga dituntut untuk terus melakukan perubahan baik secara internal dalam perusahaannya juga secara eksternal melalui produk-produk dan jasa-jasa yang ditawarkan.

Banyak perusahaan sering menyebut dirinya melakukan perubahan ialah dengan berinovasi. Ada 2 jenis inovasi yang sering disebut, yaitu Incremental innovation dan radical innovation. Menurut Allan Afuah, radical inovasi ialah kemampuan untuk menghancurkan, sedangkan incremental inovasi ialah kemampuan yang meningkatkan.

Salah satu perusahaan yang melakukan inovasi ialah blitzmegaplex yang mengklaim dirinya sebagai ‘bioskop terbesar di indonesia’. Blitzmegaplex muncul sebagai penantang pasar dari bioskop yang telah lama eksis yaitu cineplex 21. menurut anda, apakah inovasi yang dialukan oleh blitzmegaplex merupakan radical innovation atau incremental innovation?

Jika and berada di Afghanistan sekarang atau beberapa tahun lalu, jika ada seseorang yang membangun bioskop, itu akan menjadi satu satunya bioskop setelah pemerintahan Taliban berakhir. Banyak orang Afganistan yang akan berdecak kagum, bahkan akan banyak pula yang akan berkata di alam kagumnya ,”Ini baru inovasi”. Masa sih?

Keberadaan bioksop di Afghanistan ataupun seperti keberadaan BlitzMegaPlex di Indonesia bukanlah hasil dari innovasi, apalagi merupakan hal yang baru. Keberadaan megaplex sudah banyak di negara negara lain. Tidak ada hal yang baru dibawah matahai (there is nothing new under the sun). Sekali lagi, keberadaan BlitzMegaPlex di Indonesia bukanlah hasil dari innovasi, melainkan hasil (buah) dari pada keterbukaan dan reformasi dari pada suatu monopoli yang telah dilakukan oleh 21 cineplex selama berpuluh tahun. Tidak ada suatu hal baru yang dilakukan oleh BlitzMegaPlex dalam hal ini, dan oleh karena itu saya tidak menganggap hal ini sebagai innovasi, melainkan pembaharuan, keterbukaan pasar dari pada pasar tertutup (monopoli).

Jika Aqua menjadi lebih mapan dan besar di pasar setelah Ades berada di pasar, dan jika keberadaan Apple MacOS menjadi pacuan dari pada programmer dan designer Microsoft Windows, maka keberadaan BlitzMegaPlex akan menjadikan persaingan hiburan layar lebar menjadi sehat. Dengan adanya persaingan dari BlitzMegaPlex ini, saya telah melihat 21 Cineplex berbenah diri dengan membangun Studio XXI yang menurut saya jauh lebih hangat dan mewah dari pada BlitzMegaPlex.

Terima kasih saya untuk persaingan pasar bebas yang membuat perusahaan-perusahaan lebih memperbaiki dan meningkatkan diri dalam segi produk dan jasa. Hanya di pasar bebas, produk dan jasa yang benar benar baik akan bertahan, hidup dan sejahtera. Terima kasih persaingan, terima kasih pasar bebas, selamat tinggal monopoli.

March 12, 2008

Tarif bicara telepon cellular turun?

Jika hukum ekonomi penyaluran dan permintaan (supply and demand) benar, maka memang seharusnya biaya tarif percakapan telepon cellular harus turun melihat banyaknya persaingan operator cellular GSM maupun CDMA.

Saya teringat pada waktu perang tarif (land line) di Amerika Serikat pada tahun 1995-1997 antara 3 raksasa telkom yaitu AT&T, MCI dan Sprint. Ke 3 raksasa telkom di Amerika ini saling perang tarif, selama belum ada pemenang dari perang tarif ini, para konsumen-lah yang menang.

Setelah ada pemenang dari perang biaya tarif percakapan ini, kerugian dan biaya peperangan ini akan di kembalikan dengan cara mengambil keuntungan sebanyak-banyaknya. Siapakah yang akan menang dalam perang tarif operator cellular di Indonesia ini? Sampai saat ini masih belum ada pemenang, dan selama belum ada pemenang, kita-lah pemenangnya.

Perang tarif ini bukan hanya berlaku untuk telkom, tetapi untuk semua industri. Sampai sampai perang tarifangkutan udara pun pada turun. Saya harap kualitas perawatan pesawat untuk keamanan dan kenyamanan jangan ikut turun.

Akhirnya terasa juga. GSM operator memukul balik.

Seperti yang sudah saya bahas sebelumnya, CDMA operator di Indonesia baru tumbuh setelah GSM operator beroperasi dan menguasai pasar (momentum advantage).

Akhirnya serangan promosi yang bertubi tubi ke pasar oleh operator CDMA seperti Esia, Flexi dan StarOne dirasakan juga oleh operator GSM. Lihat saja iklan iklan dengan Rp0,1/dtk, Rp0,0001/dtk, Rp1/menit dan lain lain.

February 19, 2008

Dual Platforms is here to stay.

http://Consulting.WanHart.com

Just like nature, day and night, and so is the business will have it’s dual platform to compare and to contrast which one is better. Without the competition, progress will be halted.

Dual Platforms dilemma, disadvantages and advantages. On cunsumer electronics we have BetaMax vs. VHS, Blue Ray DVD vs. HD DVD, Microsoft Windows vs. Apple Mac OS , GSM vs. CDMA, McDonalds vs. Burger King, WiMax vs. LTE and so forth. Which one to choose? Which one is better?

dvd_blu-ray_logo.gif

vhs_betamax_logo.gif

post-7-1132270778.jpg

It does not matter which one is better, to sum it up, Al Ries in his book wrote: in the long run, every market becomes a two-horse race.

The Future of Media: Media Convergence

Masa depan Media: Konvergensi Media

Masa depan Media harus memiliki syarat-syarat sebagai berikut:

  1. Portable.
    Perangkat keras (hardware) yang mudah dibawa-bawa kemana-mana. Kecil, ringan dan mudah digunakan. Konvergensi (gabungan) antara Computer, Telepon Genggam, Pemutar Musik, Radio dan Televisi. Waktu tulisan ini di posting, sudah ada beberapa telepon genggam yang menyediakan fitur televisi. Klik disini untuk search google untuk telepon genggam dengan fitur-fitur TV.Perangkat keras (hardware) yang akan dan harus menjadi front runner dalam konvergensi media ini. Dengan awal keseragaman dan konvergensi (gabungan) antara Computer, Telepon Genggam, Pemutar Musik, Radio dan Televisi, maka akan semakin banyak pengguna yang akan terbiasa, senang dan tergantung olehnya.

  2. Compatible.
    Type perangkat lunak (software) yang universal dan dapat dimainkan atau ditampilkan operating system dimana saja. Software sudah harus bisa digunakan dibeberapa platfroms, sebagai contoh: Mac OS dan Windows sekarang sudah dapat di pasang dan di operasikan di Intel Chipset.

  3. Accessible.
    Saluran distribusi media harus dapat di akses dimana saja dan kapan saja (wide area network) dan selalu tersambung (always-on). Accessibility ini akan mengarah kepada konvergensi bandwidth (pita-lebar) yang sebentar lagi akan terjadi dengan teknologi 4G, baik WiMax maupun dengan menggunakan teknologi LTE.Dengan adanya akses bandwidth (pita-lebar) yang besar, antara 10Mbps-100Mbps, kita bisa menonton acaraTV tanpa terputus-putus bahkan dengan kualitas DVD sekalipun.

  4. Interactivity.
    Di beberapa negara sudah beberapa tahun lalu memiliki televisi semi-interaktif, yang berarti kita bisa merekam siaran TV dengan menggunakan satu alat dan kemudahan rekaman siaran tersebut juga telah dipermudah oleh marka-marka siaran yang dipancarkan oleh stasiun TV.Dimasa depan (kira-kira tahun 2012) sebagian siaran TV dapat di putar kembali seperti memilih menu di situs untuk memilih program apa yang akan kita tonton atau rekam.

  5. Transactional Enabled.
    Dengan adanya interactivity, maka iklan yang ditampilkan juga dapat langsung dipesan/dibeli melalui secured credit card transactions.

    • Bayangkan jika minuman softdrinks, pizza dapat dipesan dan dibeli melalui menu yang ada di televisi pada saat pertandingan football ditayangkan.
    • Bantal bercorak Barbie atau Disney dapat dipesan dan dibeli dengan instan oleh anda dengan tombol yang disediakan pada remote control anda.
    • Video clip dan musik yang anda lihat di TV dan dengan di Radio dapat anda beli dan langsung dikirimkan kepada alat pemutar musik atau telepon genggam anda.
    • Dan masih banyak lagi…

February 11, 2008

Daya Pikat, Daya Tarik dan Daya Bius

Dan anda hanya mempunyai satu kesempatan!

Anda sedang berjalan-jalan di suatu sore, mata anda tertuju kepada wanita cantik di depan anda. Wajahnya yang ayu sudah mencuri hati anda. Anda mencoba melirik dia dengan ekor mata anda. Ah, dia juga melirik anda kembali. Hati anda berdebar-debar lebih kencang. Apa yang anda harus lakukan? Anda bertanya dengan kesal dalam hati.

TIba-tiba suara kencang dari dalam lubuk hati berteriak, “Sekarang atau terlambat!”. Lagi diikuti suara menggelegar dari dalam hati, “Rugi apa kamu dengan menyapa dia?”. Keberanian tiba-tiba datang dan anda mulai tersenyum bersahabat terhadap dia. Hati anda yang masih berdebar-debar di tenangkan dengan senyuman yang dilemparkan kembali oleh sang idaman.

Keberanian anda mulai timbul dan anda berjalan mendekati “dia”. Hati anda kembali berdebar kencang, kulitnya yang putih dan wanginya yang semerbak membuat anda tidak percaya bahwa dia akan membalas senyuman anda.

“Halo, nama saya Dewa”
“Nama saya Dewi”
“Saya sedang ingin membeli Cafe Latte, kamu mau?”
“Ya…”

Anda dengan dia berjalan kearah salah satu kedai kopi yang cukup mewah dan ramai. Setelah anda duduk dan dan berbincang-bincang 5 menit, hati anda berkata: inilah calon istri saya, putih, cantik dan pandai. Tetapi di menit ke-6, tiba-tiba anda merasakan anda mengatakan hal yang menyinggung dia. Senyumnya pun redup dan hati anda kembali berdebar-debar dan merasa bersalah dan kalah.

wanhart_pyramid.gif

Hal-hal seperti demikian diatas sering kita alami di perusahaan dengan kolega ataupun prospek bisnis, dimana sang lawan diibaratkan seperti si “dia”, sang Dewi dengan kulitnya yang putih menawan dan wangi yang semerbak. Satu gerakan atau kata-kata yang salah, kolega ataupun prospek bisnis anda lari.

Keadaan ataupun skenario ini tidaklah boleh terjadi jika anda sedang menjual/memprospek apalagi sedang mendekati transaksi bisnis yang hampir selesai. Satu gerakan yang salah tidak akan mengantar anda kedalam puncak keberhasilan.

Daya Pikat, Daya Tarik dan Daya Bius

Kami penggemar Smart-Phone, pada umumnya kami menggunakan Nokia Communicator, tetapi sering kami membeli lebih daripada satu merek untuk penggunaan pribadi.

Suatu hari, pada tahun 2005 istri saya tiba-tiba setengah berteriak, “Pak, ada Nokia Communicator baru, namanya Nokia 9500, bagus lho!”. Istri saya sangat terpikat (Daya Pikat ) oleh penampilan Nokia 9500. Belum cukup hanya mengagumi lewat gambar, karena keterpikatannya yang begitu atunsias, maka ke-esokan harinya dia berangkat (Daya Tarik) ke RoxyMas – Pusat Handphone untuk melihat langsung dimensi dan ergonomik daripada handphone tersebut. Setelah memegang-megang dan mencoba fitur-fiturnya maka dia-pun terbius ( Daya Bius) untuk membelinya dengan harga Rp9,5 juta rupiah pada saat itu.

Apakah ini yang anda inginkan baik secara pribadi, korporat maupun produk dan jasa? Apakah langkah konsumen anda terhenti di daya pikat sebelum sempat terbius? Apakah sang Dewa dapat memperbaiki kesalahannya dan membius hati sang Dewi? Ya, jika sang Dewa mengikuti Presentation Skill yang dilakukan oleh WanHart Consulting, kesalahan pendekatan akan dapat diminimalkan sehingga “damage control” masih dapat dilakukan.

Sang Dewi dan sang Dewa hidup bahagia pada akhirnya dan dikaruniai dengan dua anak.

2 Hal PENTING yang akan dan sudah mempengaruhi dunia

Ada 2 hal penting yang akan dan sudah mempengaruhi dunia. Seperti halnya penemuan lampu oleh Thomas Edison dan Telephone oleh Alexander Graham Bell dan produksi massal mobil oleh Hendry Ford yang mempengaruhi dunia. Maka pada saat ini ada 2 hal yang mempengaruhi dan membuat kita tergantung sekarang ini yaitu: komunikasi (internet, nirkabel dan mobile) dan bahan bakar (bensin dan energi alternatif).

Teknologi Komunikasi

  • Bandwidth atau yang dikenal sebagai teknologi pita lebar akan memudahkan broadcasting TV (media) dan koran online (online news) mencapai kita semua hanya dengan menggunakan telepon genggam. Peningkatan bandwidth sekarang akan konvergensi (terpadu) antara bandwidth internet dan komunikasi mobile. Pada tahun 2009 teknologi WiMax yang akan dikenal sebagai 4G (fourth generations) akan memiliki kecepatan hingga 25Mbps, lebih murah dari 3.5G dan lebih cepat yang berarti sosialisasi dan implementasi teknologi 4G ini akan mendapat tempat di pasar luas. Kita akan dengan mudah dapat mengakses TV dan menontonnya tanpa terputus-putus dan dengan kualitas HD (High Definition).
  • Konvergensi Perangkat Keras (HardWare Convergence)
    Perangkat keras akan berpadu, handphone akan dan sudah memiliki fitur fitur yang dimiliki oleh komputer (seperti HTC Tytn II, HTC Advantage X7501, Nokia E90, Nokia N95 dan Apple iPhone).Sebaliknya komputer pun sudah memiliki fitur2 dan ukuran yang dimiliki oleh handphone seperti FlyBook dan Sony Vaio (UX Series dan MyLo).
  • Konvergensi Virtual (maya)
    Dalam waktu beberapa tahun dekat ini, transaksi perbankan dan pembelian akan menggunakan cashless transaction dengan menggunakan ponsel atau komputer anda. Kartu kredit juga akan menjadi maya (virtual), anda berbelanja dengan menggunakan PIN (personal identification number).Paspor akan menggunakan bio-metric, KTP dan SIM akan di embed di perangkat keras anda (Handphone).

Teknologi Sumber Energi (Bahan Bakar)

Sampai saat ini masih dalam pengembangan sumber energi alternatif, diantaranya adalah SOLAR power, Bio Diesel, Palm Crude Oil based fuel dan lain lain. Teknologi sumber energi alternatif ini tidaklah semudah yang di perkirakan. Pengembangan teknologi sumber energi alternatif ini akan dan sudah mempunyai masalah kompatibilitas dan standarisasi. Semua pengembang teknologi energi alternatif menginginkan standarisasi dunia dan semua tidak mau mengalah.

Untuk saat ini dan akan membutuhkan waktu yang cukup lama, saya perkirakan sampai sumber energi kita hampir habis, yaitu sekitar 200 tahun lagi. Kita tetap akan mempergunakan bahan bakar minyak.

Karena hal inilah pengembangan sumber energi sekarang berkembang ke arah pengurangan (pengiritan) penggunaan bahan bakar minyak.

Dengan adanya teknologi internet (peningkatan bandwidth) dan transaksi online, maka penggunaan bahan bakar minyak sedikit bisa ditekan. Perjalanan dapat ditekan dengan video conference dan instant messaging.

Dimanakah posisi anda berdiri sekarang? Sudahkah Indonesia mengacu kearah pengembangan teknologi komunikasi dimana perjalanan (commute) dapat ditekan? Jika belum, ini saatnya untuk anda menghemat bahan bakar minyak anda.

Ref: http://www.WanHart.MyFFI.biz

November 30, 2007

Kreatifitas mencari “Global Business Ideas”

Pencarian di Google dan Yahoo! sangat membutuhkan kreatifitas dalam memasukan kata kunci kita. Jika dalam kehidupan sehari hari kita sudah cukup sibuk kemungkinan besar waktu kita dihabisakan untuk rutinitas pekerjaan kita.

Dimana kita bisa mencari ‘new business ideas’? Apakah kita memiliki banyak waktu senggang dalam mencari sesuatu yang belum kita ketahui? Tentunya akan sangat sukar.

Sekarang kita dapat mencari global business ideas lewat SpringWise. Anda akan tertegun dan terkesima, tetapi rutinitas pekerjaan anda akan menenggelamkan anda kembali. Oleh karena itu jangan lupa untuk subscribe ke RSS (Real Simple Syndication) SpringWise.

Jika anda suka dengan WanHart BLOG, maka anda pun dapat subsribe RSS (Real Simple Syndication) WanHart di http://wanhart.wordpress.com/feed/

Selamat menikmati, berkembang dan sukses.

Mempersiapkan diri untuk dunia usaha GLOBAL – Teknologi 4G, WiMax

If you’re early, you’re on-time, if you’re on-time, you’re late – announcement board at University of San Francisco.

Pada tahun 1995 dimana saya mulai bekerja di Silicon Valley (California, USA), email baru mulai memasyarakat di Amerika. Email mulai diperhitungkan sebagai alat komunikasi gratis yang cukup efektif, cepat dan sangat berguna dibanding dengan snail mail (pos darat).

Pada saat yang sama (1995) di Indonesia, koneksi internet masih sangat lambat dan jaringan broadband (pita lebar) masih sangat langka, sehingga kebiasaan menggunakan email masih sangat terbatas kepada perusahaan besar (corporate) penggunaannya. Ada yang terhilang pada saat saya kembali dan menetap di Jakarta (Jan 2002), yaitu kecepatan internet access (jaringan internet). Alat komunikasi portable (telepon genggam; handphone) saja masih belum ada yang memiliki layar berwarna. Nokia communicator masih juga memiliki layar monochrome.

Sekarang sudah mulai hadir broadband yang lumayan tapi masih cukup tertinggal dibanding negara tetangga kita. TelkomSpeedy masih unggul dengan kecepatan 384Kbps dan unlimited sudah mulai di pasarkan sejak beberapa tahun lalu, banyak perusahaan yang berlangganan TelkomSpeedy karena tidak adanya alternatif. Sekarang sudah mulai bermunculan perusahaan broadband seperti NetZap, FirstMedia dan lain lain yang menawarkan kecepatan tinggi hingga 3.5Mbps. tetapi sayangnya konektifitas masih belum stabil sehingga sering kali terputus putus. Tapi apa daya, masih sangat terbatas pilihannya dan terkadang kita tidak ada pilikhan lain karena sudah dengan susah payah merangkai jaringan komputer dengan menggunakan jasa mereka. Ditambah lagi, usaha harus terus berjalan dan tidak dapat terinterupsikan (the business must go on and cannot be interrupted).

Sampai saat tulisan ini di terbitkan (published) di WanHart BLOG, penyediaan broadband masih terbatas. Lalu bagaimanakah perusahaan di Indonesia dapat bersaing dengan negara tetangga yang memiliki kemudahan dan kecepatan broadband? Seberapa jauhkan kita tertinggal dan akan-kah kita selalu tertinggal? Alasan yang paling masuk akal adalah kita selalu meng-klaim bahwa tidak mudah untuk meng-implementasi-kan broadband di negara kepulauan yang luas dengan penduduk terpadat ke-5 di dunia.

Broadband (pita lebar), mobilitas (mobility), portability, accessibility (akses) dan speed (kecepatan) sudah menjadi bagian dari keperluan (requirements) dunia usaha global. Secara alternatif, 3 dari 5 keperluan (requirements) dunia usaha global yaitu mobilitas (mobility), portability, accessibility (akses) telah dapat digunakan secara leluasa di Indonesia. tetapi 2 dari 5 keperluan (requirements) yaitu broadband dan speed masih memerlukan peningkatan yang signifikan dalam hal penyediaan (distribusi) dan kecepatan konektifitas.

Dalam hal ini beberapa GSM (Global System for Mobile communications) dan CDMA (Code Division Multiple Access) operator telah meluncurkan beberapa jasa konektifitas cepat atau pita lebar (broadband) dengan menggunakan 3.5G dengan kecepatan hingga 3Mbps dan EVDO (Evolution Data Optimized atau Evolution Data only) yang masih sedikit dan terbatas penggunaanya di Indonesia.

Belum rampung pendistribusian penggunaan teknologi 3G dan 3.5G sekarang sedang dikembangkan teknologi WiMax yang akan dikenal sebagai 4G (fourth generation) yang akan memberikan kecepatan konektifitas hingga 25Mbps yaitu 60x kecepatan 3G!

Teknologi 4G dengan menggunakan WiMax akan meningkatkan standar dunia usaha global. Bayangkan jika kita dapat nonton TV dan Video lewat telepon genggam (air streaming) tanpa terputus-putus. Transaksi keuangan seperti transfer dan pembayaran untuk pembelian barang maupun jasa dapat menggunakan telepon genggam. Ditengah-tengah kemacetan kota metropolitan Jakarta tentunya akan sangat membantu dan dapat meningkatkan produktifitas.

Seperti papan pengumuman di tempat tata usaha saya kuliah dulu (University of San Francisco) terdapat tulisan yang sangat berkesan; IF YOU’RE EARLY, YOU’RE ON-TIME, IF YOU’RE ON-TIME, YOU’RE LATE. Sudahkah anda mempersiapkan diri dan usaha anda untuk menyambut peningkatan produktifitas usaha anda? Jika belum, masih belum terlambat.

The Rubric Theme. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.