WanHart Blog

February 23, 2008

Jargon. Membuat anda bangga?

Jargon. Makes you proud?

Tulisan ini pernah di published oleh saya dengan menggunakan initial nama I. Hartanto di BizResult.

Menurut Merriam-Webster Dictionary kata “Jargon” adalah:
Main Entry: 1jar·gon
Pronunciation: ‘jär-g&n, -“gän
Function: noun
Etymology: Middle English, from Anglo-French jargun, gargon
1 a : confused unintelligible language b : a strange, outlandish, or barbarous language or dialect c : a hybrid language or dialect simplified in vocabulary and grammar and used for communication between peoples of different speech
2 : the technical terminology or characteristic idiom of a special activity or group
3 : obscure and often pretentious language marked by circumlocutions and long words

Sering saya tertawa didalam hati jika dalam sebuah seminar seorang pembicara menggunakan jargon-jargon yang cukup banyak sehingga bukan saja membingungkan pemirsa, tetapi juga membingungkan pembicara itu sendiri.

Tetapi jika anda dapat dengan gamblang menggunakan “Daya Juang” atau “Endurance” sebagai ganti “Adversity Quotient”, mengapa anda merasa berat menanggalkannya? Karena mengatakan hal-hal yang tidak biasa diucapkan oleh banyak orang awam akan membuat anda unik, pintar dan bangga.

jargon.jpg

“Self Personal Mastery” adalah “penguasaan dan pengenalan diri”.
“Customer Behaviour” adalah “perilaku konsumen” (yang dalam nota bene hanya gambaran secara umum dan bukan spesifik). “Neuro Linguistic Porgramming” adalah “teknik mencoba menjadi tukang ramal yang ilmiah” (just kidding).

Saya cukup terkejut pada waktu membaca definisi kata Jargon menurut Merriam-Webster Dictionary; bahasa yang membingungkan dan tidak intelijen, gelap,tdk jelas, tersembunyi, kabur dan congkak.

Tidak semua penggunaan perbendaharaan kata baru (jargon) itu buruk selagi kita dapat menjelaskan artinya dengan jelas dan akurat. Dilema jargon dapat diatasi dengan mudah. Anda dapat mempelajari seni illustrasi (metaphor) dan artikulasi dalam seni “, “Adversity Quotient”, “Self Personal Mastery”, “Customer Behaviour”, “Neuro Linguistic Programming” dan “Cybernetics” adalah salah satu dari sekian banyak jargon-jargon yang sedang trend sampai saat ini. Apakah anda dapat menjelaskan kepada hadirin dengan singkat dan jelas, karena jika tidak, definisi absolut dari kata tersebut tidak mengakar dan akan mengakibatkan tafsir/pengertian yang cukup luas (broad scope).

gca0105l.jpg

Tetapi jika anda dapat dengan gamblang menggunakan “Daya Juang” atau “Endurance” sebagai ganti “Adversity Quotient”, mengapa anda merasa berat menanggalkannya? Karena mengatakan hal-hal yang tidak biasa diucapkan oleh banyak orang awam akan membuat anda unik, pintar dan bangga.

Tidak semua penggunaan perbendaharaan kata baru (jargon) itu buruk selagi kita dapat menjelaskan artinya dengan jelas dan akurat. Dilema jargon dapat diatasi dengan mudah. Anda dapat mempelajari seni illustrasi (metaphor) dan artikulasi dalam seni ketrampilan berpresentasi.

Ungkapkanlah pesan pesan anda yang terhubung dengan kehidupan sehari-hari. Jika masih juga sulit untuk menghidari jargon, yang paling mudah adalah menjadi diri anda sendiri.

February 22, 2008

My Dream Mobile Phone

These are some features that most of mobile manufacturers have not think of or they may have think about it.

  • Auto Select (Rule Generator).
    Sure some of the mobile device already have some of this dual mode (GSM and CDMA) that can accommodate more then one mobile number in one device.
    Many of mobile operators offer “special offers”, mostly they offered discounted talk-time or sms (text) based on their marketing strategies. I wish we can set a rule on our mobile phone for some numbers, so that when we call the particular number, the phone can call based on assigned operator (GSM or CDMA) to save cost by taking advantage of the particular mobile operator special offers.
  • Built-in BlackBerry Connect or Push Mail
  • FM Radio
  • TV Tuner
  • 8 Mega Pixels Camera
  • 30GB built-in storage
  • Micro SD expansion memory
  • Fast processor (yes, this is very important)
  • Office applications (Microsoft compatible)
  • Quad Band, UMTS and 4G
  • Speech text recognition for faster SMS (text) typing
  • Voice enabled dial
  • World GPS enabled
  • Video Players (DVD, MP4 and many more)
  • Music Players
  • NO Windows Mobile
  • Symbian or Palm OS
  • WiFi a/b/g/n
  • BlueTooth
  • T9 Predictive text
  • 16.7 million colors
  • Phone battery that can last 7 days talk-time
  • Support ANY security modules for secure financial transaction
  • More then one mobile phone fields per person in contacts

Interesting Pictures (1)

Filed under: interesting,photography,picture,pictures — Admin @ 05:47

Bitterroot Fire

“This awesome picture was taken in Bitterroot National Forest in Montana on August 6, 2000.
The photographer, John McColgan, is a fire behavior analyst from Fairbanks, Alaska. He took the picture
with a digital camera. Because he was working at the time he took the picture he cannot profit from it;
however, we feel the picture is a once-in-a-lifetime shot and should be shared.”
Source: http://www.stambaughfamily.com/bitterroot.html

======

3mmoneyglass1.jpg

====

copyrighted_image_reuse_prohibited_9482.jpg

====

7298613_ecf846bd48.jpg

====

February 21, 2008

Windows Mobile? No, thank you.

I’ve used Pocket PC and later on changed it’s name to Windows Mobile 5 and 6. What was Microsoft thinking? Didn’t they figure it out that many users nowadays have more then one mobile phones?Version 6 already and they still could not figure it out to put more then one mobile phone field on one contact. If my friend have more then once mobile phone (yes, more then one, GSM and CDMA), I have to choose which one is it to be input into the fields. Is it going to be on car phone field or is it on pager field? This is silly Microsoft! More and more business travelers carry more then one mobile phone, one is for their home mobile phone and one is for the visited country (using prepaid GSM or CDMA card).

I am into Symbian OS, they’ve figured out that some users have more then one mobile phone. With Symbian (Nokia, Sony Ericsson), I can easily add extra fields on email and particularly on extra mobile phone field.

If Windows Mobile wants a bigger market share, they have to start to think about what users (people) needs.

sc003.jpg

contacts21.jpg

If you disagree with me, please email me at blog(at)wanhart(at)com Windows Mobile 6 contact (on edit mode) screen shots on how to add more mobile field in one contact. On the other hand, for Nokia and Sony Ericsson users, please email me the contact screen shots (on edit mode) and show me how to add mobile field in one contact. Thank you.

Hormat – Respect

Filed under: Communication,Komunikasi,Logika,Marketing,Social Science — Admin @ 05:24

“Yes sir”
“How are you sir?”
“Good morning sir”

Itu adalah kata kata yang saya ucapkan kepada para professor (pengajar) pada waktu saya kuliah di San Francisco, California. Suatu saat, salah satu professor saya sudah tidak tahan lagi dan dia minta saya berhenti untuk memanggil dia dengan atribut “Sir” (“Pak”).

Terjemahan:
“Hi Robert, tolong jangan panggil saya dengan “Pak” lagi, panggil saya Joel saja.”
“Maaf, sudah kebiasaan adat timur saya memanggil semua orang yang lebih tua atau uang saya hormati dengan atribut “Pak”.”
“Kenapa kamu harus panggil semua orang yang lebih tua dan kamu hormati dengan atribut “Pak” untuk mengormati mereka?”, sang professor bertanya.
“Kamu bisa menghormati saya dengan cara melakukan pekerjaan rumah (homework) dan test (quiz) dengan belajar yang baik, jika kamu memanggil saya dengan “Pak” dan kamu tidak melakukan pekerjaan rumah dan quiz dengan baik, kamu tidak menghormati saya.”

Terbukalah saya akan definis “hormat” sebagai seorang muda yang menuntut ilmu di negeri orang. Mulai sejak saat itu, saya mengerti apa arti “hormat” yang sesungguhnya.

February 20, 2008

What’s special about this numbers?

Filed under: fun,mathematics,numbers,science — Admin @ 04:58

0 is the additive identity.
1 is the multiplicative identity.
2 is the only even prime.
3 is the number of spatial dimensions we live in.
4 is the smallest number of colors sufficient to color all planar maps.
5 is the number of Platonic solids.
6 is the smallest perfect number.
7 is the smallest number of faces of a regular polygon that is not constructible by straightedge and compass.
8 is the largest cube in the Fibonacci sequence.
9 is the maximum number of cubes that are needed to sum to any positive integer.
10 is the base of our number system.
11 is the largest known multiplicative persistence.
12 is the smallest abundant number.
13 is the number of Archimedian solids.
14 is the smallest number n with the property that there are no numbers relatively prime to n smaller numbers.
15 is the smallest composite number n with the property that there is only one group of order n.
16 is the only number of the form xy = yx with x and y different integers.
17 is the number of wallpaper groups.
18 is the only number (other than 0) that is twice the sum of its digits.
19 is the maximum number of 4th powers needed to sum to any number.
20 is the number of rooted trees with 6 vertices.
21 is the smallest number of distinct squares needed to tile a square.
22 is the number of partitions of 8.
23 is the smallest number of integer-sided boxes that tile a box so that no two boxes share a common length.
24 is the largest number divisible by all numbers less than its square root.
25 is the smallest square that can be written as a sum of 2 squares.
26 is the only positive number to be directly between a square and a cube.
27 is the largest number that is the sum of the digits of its cube.
28 is the 2nd perfect number.
29 is the 7th Lucas number.
30 is the largest number with the property that all smaller numbers relatively prime to it are prime.
31 is a Mersenne prime.
32 is the smallest 5th power (besides 1).
33 is the largest number that is not a sum of distinct triangular numbers.
34 is the smallest number with the property that it and its neighbors have the same number of divisors.
35 is the number of hexominoes.
36 is the smallest number (besides 1) which is both square and triangular.
37 is the maximum number of 5th powers needed to sum to any number.
38 is the last Roman numeral when written lexicographically.
39 is the smallest number which has 3 different partitions into 3 parts with the same product.
40 is the only number whose letters are in alphabetical order.
41 is a value of n so that x2 + x + n takes on prime values for x=0, 1, 2, … n-2.
42 is the 5th Catalan number.
43 is the number of sided 7-iamonds.
44 is the number of derangements of 5 items.
45 is a Kaprekar number.
46 is the number of different arrangements (up to rotation and reflection) of 9 non-attacking queens on a 9×9 chessboard.
47 is the largest number of cubes that cannot tile a cube.
48 is the smallest number with 10 divisors.
49 is the smallest number with the property that it and its neighbors are squareful.
50 is the smallest number that can be written as the sum of of 2 squares in 2 ways.
51 is the 6th Motzkin number.
52 is the 5th Bell number.
53 is the only two digit number that is reversed in hexadecimal.
54 is the smallest number that can be written as the sum of 3 squares in 3 ways.
55 is the largest triangular number in the Fibonacci sequence.
56 is the number of reduced 5×5 Latin squares.
57 = 111 in base 7.
58 is the number of commutative semigroups of order 4.
59 is the number of stellations of an icosahedron.
60 is the smallest number divisible by 1 through 6.
61 is the 6th Euler number.
62 is the smallest number that can be written as the sum of of 3 distinct squares in 2 ways.
63 is the number of partially ordered sets of 5 elements.
64 is the smallest number with 7 divisors.
65 is the smallest number that becomes square if its reverse is either added to or subtracted from it.
66 is the number of 8-iamonds.
67 is the smallest number which is palindromic in bases 5 and 6.
68 is the 2-digit string that appears latest in the decimal expansion of π.
69 has the property that n2 and n3 together contain each digit once.
70 is the smallest abundant number that is not the sum of some subset of its divisors.
71 divides the sum of the primes less than it.
72 is the maximum number of spheres that can touch another sphere in a lattice packing in 6 dimensions.
73 is the smallest number (besides 1) which is one less than twice its reverse.
74 is the number of different non-Hamiltonian polyhedra with minimum number of vertices.
75 is the number of orderings of 4 objects with ties allowed.
76 is an automorphic number.
77 is the largest number that cannot be written as a sum of distinct numbers whose reciprocals sum to 1.
78 is the smallest number that can be written as the sum of of 4 distinct squares in 3 ways.
79 is a permutable prime.
80 is the smallest number n where n and n+1 are both products of 4 or more primes.
81 is the square of the sum of its digits.
82 is the number of 6-hexes.
83 is the number of zero-less pandigital squares.
84 is the largest order of a permutation of 14 elements.
85 is the largest n for which 12+22+32+…+n2 = 1+2+3+…+m has a solution.
86 = 222 in base 6.
87 is the sum of the squares of the first 4 primes.
88 is the only number known whose square has no isolated digits.
89 = 81 + 92
90 is the number of degrees in a right angle.
91 is the smallest pseudoprime in base 3.
92 is the number of different arrangements of 8 non-attacking queens on an 8×8 chessboard.
93 = 333 in base 5.
94 is a Smith number.
95 is the number of planar partitions of 10.
96 is the smallest number that can be written as the difference of 2 squares in 4 ways.
97 is the smallest number with the property that its first 3 multiples contain the digit 9.
98 is the smallest number with the property that its first 5 multiples contain the digit 9.
99 is a Kaprekar number.
100 is the smallest square which is also the sum of 4 consecutive cubes.

Read more numbers >>> http://www.stetson.edu/~efriedma/numbers.html 

February 19, 2008

Jangan Termakan Email Berantai

Jika saya menerima email berantai yang membuat anda merasa bersalah (guilty) untuk men-forward-kan email tersebut, saya ada beberapa check point sebelum saya melakukannya.

Check-point saya tersebut adalah:

  1. Apakah email tersebut menggunakan alasan ke-agama-an untuk membuat saya merasa berhutang atau bersalah dengan ancaman ancaman bahwa anda akan sial jika anda tidak melakukan penerusan email (email forward)?
    Jika ya, saya tidak akan melakukannya. Mengapa saya tidak akan melakukannya? Saya berpendapat email semacam ini menggunakan intimidasi psikologis ke-agama-an yang sangat merugikan dan bersifat jahat. Jika anda adalah pemeluk agama yang taat anda akan langsung merasa bersalah jika tidak meneruskannya (email forward) kepada teman teman anda. Apakah yang maha kuasa akan melakukan hal demikian (membuat anda terpaksa dengan tindakan mengancam) terhadap anda jika anda tidak meneruskannya kepada teman teman anda?
  2. Jika email berantai ini adalah untuk menolong seorang bayi yang sedang sekarat ataupun orang orang yang memerlukan uluran tangan, asal tidak ada unsur ancaman bahwa saya akan sial jika tidak melakukannya, maka saya akan melakukannya.
    Saya tidak akan tahu apakah email berantai ini benar benar terjadi dan valid? Saya tidak tahu secara pasti. Benar atau tidak benar saya tidak ada ruginya untuk meneruskan (email forward) kepada teman teman saya untuk alasan kemanusiaan. Dengan meneruskan email ini, saya juga menyebarkan awareness kemanusiaan kepada teman teman, bahwa masih banyak manusia yang menderita di dunia ini.

Konklusi (Conclusion).
Yang maha kuasa tidak akan mengancam umatnya untuk melakukan email berantai yang berisi blessing (berkat) dan curse (kutukan dan ancaman). Ini adalah tindakan oknum manusia yang ‘kurang kerjaan’. Jangan anda teruskan (email forward) kepada teman teman anda, kasihan mereka yang tidak mempunyai prinsip atau pengetahuan mengenai tekanan psikologis.

Selamat berselancar di Internet ria. Salam damai sejahtera.

Pentingnya bahasa Inggris dalam era globalisasi ini. Masa sih?

Pada suatu acara international yang diadakan di salah satu hotel bintang lima di Jakarta, saya membawa 7 orang marketing senior saya untuk memprospek pengusaha lokal maupun expatriat untuk mengisi office tower dan service apartment yang kami kelola di salah satu kota besar Indonesia.

Terkejut saya setelah 15 menit berada ditempat itu, ke 7 marketing senior saya lumpuh. Tidak ada satu orang pun bergerak untuk mendekati (approach) mereka. Saya panggil mereka keluar dan ingin menanyakan apa yang terjadi? Mengapa mereka tidak dapat bergaul dengan para expatriat itu?

Semua tertunduk dan akhirnya mereka berkata, “Maaf pak, saya sudah mengusahaakannya, tetapi penguasaan bahasa Inggris saya terbatas sehingga saya bukanlah lawan bicara yang nyaman untuk diajak bicara dalam bahasa Inggris”.

Saya terhenyak sebentar, dan saya berkata, “Tunjuk salah satu orang expatriat yang kamu anggap paling “sombong” dan mari saya perlihatkan bagaimana cara mendekati mereka untuk berbicara”.

Ditunjuklah seorang yang sedang menghisap cerutu, ia dikelilingi oleh 5 orang temannya dan sedang tertawa-tawa menikmati suasana pertemuan kasual ini. Badannya tinggi besar dan bahasa tubuhnya menunjukan percaya diri yang sangat tinggi. Saya berkata, “Mari ikut saya dan saya akan perlihatkan cara mendekati orang yang kamu tunjuk tersebut”.

“Hallo, apa kabar?”
“Nama saya Irwan dari…..” dan saya terus berbicara dalam bahasa Indonesia.

“I am sorry, I do not speak Indonesian” dia tersenyum.
Dengan tersenyum juga saya berkata, “Makanya belajar bahasa Indonesia di negara Indonesia, seperti saya tinggal di Amerika selama 9 tahun dan saya bisa berbicara Inggris dengan fasih”.

Sang expatriat pun tidak dapat berkata-kata apa apa lagi selain memberi hormat kepada saya. Dan dalam setiap pas-pas an di dalam pertemuan itu, dia mengangguk memberi hormat kepada saya. Dalam pertemuan itu, semua 7 senior marketing saya mendekati (approach) expatriat yang hadir sebagai seorang Indonesia, bukan seorang setengah bule.

Dalam era globalisasi ini penting untuk belajar atau dapat berbicara bahasa Inggris ataupun bahasa asing lainnya. Tetapi jika kita lupa akan jati diri kita sebagai bangsa Indonesia, maka kepercayaan diri akan hilang dan bangsa tidak akan maju.

Pentingnya bahasa Inggris dalam era globalisasi ini. Masa sih?

Banyak orang berkata dalam era globalisasi ini sangat penting untuk menguasai paling tidak bahasa Inggris ataupun bahasa asing lainnya. Mereka berkata bahwa tanpa penguasaan bahasa Inggris (English Command) yang baik, suatu negara tidak akan maju. Banyak yang mengambil contoh dari penguasaan bahasa Inggris di Malaysia dan India.

Tetapi mereka tidak melihat bahwa negara negara yang benar benar maju bukanlah Malaysia dan India, tetapi negara-negara seperti Jerman, Perancis, Jepang, Korea, China yang sebagian besar masyarakatnya tidak memiliki penguasaan bahasa Inggris yang baik, melainkan menguasai dan bangga sebagai bangsa yang memiliki identitas dengan menggunakan bahasa mereka sendiri sendiri.

Bangga dengan identitas kita dan menjadi diri sendiri

Didalam satu kelas bisnis penerbangan saya ke kota Los Angeles, saya bertemu dengan wanita cantik Indonesia yang fasih berbahasa Inggris. Bahasa Inggris wanita ini sangat baik sekali (excellent English pronunciation). Jika dia berbicara cukup keras, seolah olah ingin memberitahukan kepada seisi pesawat bahwa dia memiliki pelafalan (pronunciation) bahasa Inggris yang sangat baik.

Tetapi jika saya dengarkan baik baik, apa yang dia katakan dalam setiap pembicaraan hanyalah basa basi dan tidak ada isinya (tidak berbobot, pep-talk). Gatal telinga saya jadinya. Saya lebih terbiasa dan lebih menghargai orang yang berbahasa Inggris pas pas-an tetapi ada isi dan bobot pembicaraannya.

Jangan berbicara bahasa setengah setengah dan campur campur. Jika anda ingin berhasa Inggris, bicaralah dengan lengkap dan sepenuhnya, juga sebaliknya. Banggalah berbahasa Indonesia dan berbanggalah menjadi orang Indonesia.

Tambahan:

Berbicara dengan bahasa gado-gado (berbicara bolak balik dan campur aduk antara Inggris dan Indonesia) tidaklah membanggakan untuk saya. Saya sangat fasih berbahasa Inggris, anda tidak akan bisa bedakan jika mendengar suara saya dengan orang yang sejak lahir berbicara bahasa Inggris, tetapi saya sangat bangga untuk berbahasa Indonesia.

Bahasa Inggris di dunia usaha memang digunakan untuk bisnis, surat menyurat dan meeting dengan bule bule yang tidak mau belajar dan tidak bisa berbahasa Indonesia. Tetapi maksud terpenting dari tulisan saya ialah, cukup untuk berbicara kepada bule yang tidak bisa dan tidak mau belajar bahasa Indonesia. Tidak usah dilanjutkan dalam percakapan sehari-hari, tidak usah over reacting dan berpikir bahwa dengan bisa berbicara bahasa Inggris ditempat umum anda merasa derajat anda lebih tinggi dari orang lain.

Jika anda memang lebih nyaman dengan berbahasa Inggris, silahkan berbicara Inggris sepenuhnya (full and complete conversation in English), jangan berbicara gado-gado. Itu sangat memalukan dan merendahkan derajat anda sendiri.

_40923281_indonesia_malacca_map203.gif 120px-indonesia_flag_large72.png

rev_indo_cover.jpg

Dual Platforms is here to stay.

http://Consulting.WanHart.com

Just like nature, day and night, and so is the business will have it’s dual platform to compare and to contrast which one is better. Without the competition, progress will be halted.

Dual Platforms dilemma, disadvantages and advantages. On cunsumer electronics we have BetaMax vs. VHS, Blue Ray DVD vs. HD DVD, Microsoft Windows vs. Apple Mac OS , GSM vs. CDMA, McDonalds vs. Burger King, WiMax vs. LTE and so forth. Which one to choose? Which one is better?

dvd_blu-ray_logo.gif

vhs_betamax_logo.gif

post-7-1132270778.jpg

It does not matter which one is better, to sum it up, Al Ries in his book wrote: in the long run, every market becomes a two-horse race.

The Future of Media: Media Convergence

Masa depan Media: Konvergensi Media

Masa depan Media harus memiliki syarat-syarat sebagai berikut:

  1. Portable.
    Perangkat keras (hardware) yang mudah dibawa-bawa kemana-mana. Kecil, ringan dan mudah digunakan. Konvergensi (gabungan) antara Computer, Telepon Genggam, Pemutar Musik, Radio dan Televisi. Waktu tulisan ini di posting, sudah ada beberapa telepon genggam yang menyediakan fitur televisi. Klik disini untuk search google untuk telepon genggam dengan fitur-fitur TV.Perangkat keras (hardware) yang akan dan harus menjadi front runner dalam konvergensi media ini. Dengan awal keseragaman dan konvergensi (gabungan) antara Computer, Telepon Genggam, Pemutar Musik, Radio dan Televisi, maka akan semakin banyak pengguna yang akan terbiasa, senang dan tergantung olehnya.

  2. Compatible.
    Type perangkat lunak (software) yang universal dan dapat dimainkan atau ditampilkan operating system dimana saja. Software sudah harus bisa digunakan dibeberapa platfroms, sebagai contoh: Mac OS dan Windows sekarang sudah dapat di pasang dan di operasikan di Intel Chipset.

  3. Accessible.
    Saluran distribusi media harus dapat di akses dimana saja dan kapan saja (wide area network) dan selalu tersambung (always-on). Accessibility ini akan mengarah kepada konvergensi bandwidth (pita-lebar) yang sebentar lagi akan terjadi dengan teknologi 4G, baik WiMax maupun dengan menggunakan teknologi LTE.Dengan adanya akses bandwidth (pita-lebar) yang besar, antara 10Mbps-100Mbps, kita bisa menonton acaraTV tanpa terputus-putus bahkan dengan kualitas DVD sekalipun.

  4. Interactivity.
    Di beberapa negara sudah beberapa tahun lalu memiliki televisi semi-interaktif, yang berarti kita bisa merekam siaran TV dengan menggunakan satu alat dan kemudahan rekaman siaran tersebut juga telah dipermudah oleh marka-marka siaran yang dipancarkan oleh stasiun TV.Dimasa depan (kira-kira tahun 2012) sebagian siaran TV dapat di putar kembali seperti memilih menu di situs untuk memilih program apa yang akan kita tonton atau rekam.

  5. Transactional Enabled.
    Dengan adanya interactivity, maka iklan yang ditampilkan juga dapat langsung dipesan/dibeli melalui secured credit card transactions.

    • Bayangkan jika minuman softdrinks, pizza dapat dipesan dan dibeli melalui menu yang ada di televisi pada saat pertandingan football ditayangkan.
    • Bantal bercorak Barbie atau Disney dapat dipesan dan dibeli dengan instan oleh anda dengan tombol yang disediakan pada remote control anda.
    • Video clip dan musik yang anda lihat di TV dan dengan di Radio dapat anda beli dan langsung dikirimkan kepada alat pemutar musik atau telepon genggam anda.
    • Dan masih banyak lagi…

February 11, 2008

Daya Pikat, Daya Tarik dan Daya Bius

Dan anda hanya mempunyai satu kesempatan!

Anda sedang berjalan-jalan di suatu sore, mata anda tertuju kepada wanita cantik di depan anda. Wajahnya yang ayu sudah mencuri hati anda. Anda mencoba melirik dia dengan ekor mata anda. Ah, dia juga melirik anda kembali. Hati anda berdebar-debar lebih kencang. Apa yang anda harus lakukan? Anda bertanya dengan kesal dalam hati.

TIba-tiba suara kencang dari dalam lubuk hati berteriak, “Sekarang atau terlambat!”. Lagi diikuti suara menggelegar dari dalam hati, “Rugi apa kamu dengan menyapa dia?”. Keberanian tiba-tiba datang dan anda mulai tersenyum bersahabat terhadap dia. Hati anda yang masih berdebar-debar di tenangkan dengan senyuman yang dilemparkan kembali oleh sang idaman.

Keberanian anda mulai timbul dan anda berjalan mendekati “dia”. Hati anda kembali berdebar kencang, kulitnya yang putih dan wanginya yang semerbak membuat anda tidak percaya bahwa dia akan membalas senyuman anda.

“Halo, nama saya Dewa”
“Nama saya Dewi”
“Saya sedang ingin membeli Cafe Latte, kamu mau?”
“Ya…”

Anda dengan dia berjalan kearah salah satu kedai kopi yang cukup mewah dan ramai. Setelah anda duduk dan dan berbincang-bincang 5 menit, hati anda berkata: inilah calon istri saya, putih, cantik dan pandai. Tetapi di menit ke-6, tiba-tiba anda merasakan anda mengatakan hal yang menyinggung dia. Senyumnya pun redup dan hati anda kembali berdebar-debar dan merasa bersalah dan kalah.

wanhart_pyramid.gif

Hal-hal seperti demikian diatas sering kita alami di perusahaan dengan kolega ataupun prospek bisnis, dimana sang lawan diibaratkan seperti si “dia”, sang Dewi dengan kulitnya yang putih menawan dan wangi yang semerbak. Satu gerakan atau kata-kata yang salah, kolega ataupun prospek bisnis anda lari.

Keadaan ataupun skenario ini tidaklah boleh terjadi jika anda sedang menjual/memprospek apalagi sedang mendekati transaksi bisnis yang hampir selesai. Satu gerakan yang salah tidak akan mengantar anda kedalam puncak keberhasilan.

Daya Pikat, Daya Tarik dan Daya Bius

Kami penggemar Smart-Phone, pada umumnya kami menggunakan Nokia Communicator, tetapi sering kami membeli lebih daripada satu merek untuk penggunaan pribadi.

Suatu hari, pada tahun 2005 istri saya tiba-tiba setengah berteriak, “Pak, ada Nokia Communicator baru, namanya Nokia 9500, bagus lho!”. Istri saya sangat terpikat (Daya Pikat ) oleh penampilan Nokia 9500. Belum cukup hanya mengagumi lewat gambar, karena keterpikatannya yang begitu atunsias, maka ke-esokan harinya dia berangkat (Daya Tarik) ke RoxyMas – Pusat Handphone untuk melihat langsung dimensi dan ergonomik daripada handphone tersebut. Setelah memegang-megang dan mencoba fitur-fiturnya maka dia-pun terbius ( Daya Bius) untuk membelinya dengan harga Rp9,5 juta rupiah pada saat itu.

Apakah ini yang anda inginkan baik secara pribadi, korporat maupun produk dan jasa? Apakah langkah konsumen anda terhenti di daya pikat sebelum sempat terbius? Apakah sang Dewa dapat memperbaiki kesalahannya dan membius hati sang Dewi? Ya, jika sang Dewa mengikuti Presentation Skill yang dilakukan oleh WanHart Consulting, kesalahan pendekatan akan dapat diminimalkan sehingga “damage control” masih dapat dilakukan.

Sang Dewi dan sang Dewa hidup bahagia pada akhirnya dan dikaruniai dengan dua anak.

2 Hal PENTING yang akan dan sudah mempengaruhi dunia

Ada 2 hal penting yang akan dan sudah mempengaruhi dunia. Seperti halnya penemuan lampu oleh Thomas Edison dan Telephone oleh Alexander Graham Bell dan produksi massal mobil oleh Hendry Ford yang mempengaruhi dunia. Maka pada saat ini ada 2 hal yang mempengaruhi dan membuat kita tergantung sekarang ini yaitu: komunikasi (internet, nirkabel dan mobile) dan bahan bakar (bensin dan energi alternatif).

Teknologi Komunikasi

  • Bandwidth atau yang dikenal sebagai teknologi pita lebar akan memudahkan broadcasting TV (media) dan koran online (online news) mencapai kita semua hanya dengan menggunakan telepon genggam. Peningkatan bandwidth sekarang akan konvergensi (terpadu) antara bandwidth internet dan komunikasi mobile. Pada tahun 2009 teknologi WiMax yang akan dikenal sebagai 4G (fourth generations) akan memiliki kecepatan hingga 25Mbps, lebih murah dari 3.5G dan lebih cepat yang berarti sosialisasi dan implementasi teknologi 4G ini akan mendapat tempat di pasar luas. Kita akan dengan mudah dapat mengakses TV dan menontonnya tanpa terputus-putus dan dengan kualitas HD (High Definition).
  • Konvergensi Perangkat Keras (HardWare Convergence)
    Perangkat keras akan berpadu, handphone akan dan sudah memiliki fitur fitur yang dimiliki oleh komputer (seperti HTC Tytn II, HTC Advantage X7501, Nokia E90, Nokia N95 dan Apple iPhone).Sebaliknya komputer pun sudah memiliki fitur2 dan ukuran yang dimiliki oleh handphone seperti FlyBook dan Sony Vaio (UX Series dan MyLo).
  • Konvergensi Virtual (maya)
    Dalam waktu beberapa tahun dekat ini, transaksi perbankan dan pembelian akan menggunakan cashless transaction dengan menggunakan ponsel atau komputer anda. Kartu kredit juga akan menjadi maya (virtual), anda berbelanja dengan menggunakan PIN (personal identification number).Paspor akan menggunakan bio-metric, KTP dan SIM akan di embed di perangkat keras anda (Handphone).

Teknologi Sumber Energi (Bahan Bakar)

Sampai saat ini masih dalam pengembangan sumber energi alternatif, diantaranya adalah SOLAR power, Bio Diesel, Palm Crude Oil based fuel dan lain lain. Teknologi sumber energi alternatif ini tidaklah semudah yang di perkirakan. Pengembangan teknologi sumber energi alternatif ini akan dan sudah mempunyai masalah kompatibilitas dan standarisasi. Semua pengembang teknologi energi alternatif menginginkan standarisasi dunia dan semua tidak mau mengalah.

Untuk saat ini dan akan membutuhkan waktu yang cukup lama, saya perkirakan sampai sumber energi kita hampir habis, yaitu sekitar 200 tahun lagi. Kita tetap akan mempergunakan bahan bakar minyak.

Karena hal inilah pengembangan sumber energi sekarang berkembang ke arah pengurangan (pengiritan) penggunaan bahan bakar minyak.

Dengan adanya teknologi internet (peningkatan bandwidth) dan transaksi online, maka penggunaan bahan bakar minyak sedikit bisa ditekan. Perjalanan dapat ditekan dengan video conference dan instant messaging.

Dimanakah posisi anda berdiri sekarang? Sudahkah Indonesia mengacu kearah pengembangan teknologi komunikasi dimana perjalanan (commute) dapat ditekan? Jika belum, ini saatnya untuk anda menghemat bahan bakar minyak anda.

Ref: http://www.WanHart.MyFFI.biz

Studi Kasus 2 (Majalah GRATIS – Free Magazines)

Filed under: Uncategorized — Admin @ 03:00

Banyak sudah majalah gratis yang tersebar baik di kawasan perumahaan maupun di kawasan perdagangan seperti cafe dan resto mewah di pusat-pusat perbelanjaan (mall). Jika anda ada dirumah di bilangan kawasan elit, anda pasti menerima majalah gratisan yang di hidupi (subsidi/biaya) oleh iklan.

Banyak juga orang orang yang ingin meniru keberhasilan majalah majalah gratis yang populer seperti Media Kawasan yang disebar di kawasan perumahan Pondok Indah, Kebon Jeruk, Kelapa Gading, Lippo Karawaci/Bumi Serpong Damai dan kawasan Pluit.

Juga ada beberapa majalah yang khusus hanya disebarkan di kawasan perdagangan seperti cafe dan resto mewah di pusat-pusat perbelanjaan (mall).

Bagaimana melihat dan meniliti kebenaran oplah yang di claim oleh majalah gratis tersebut?

Semua menyatakan oplah mereka dalam bentuk tertulis. Tetapi bagaimana dengan kebenarannya?

Ingin tahu jawabannya? Silahkan kunjungi http://www.wanhart.com/c/biz_plan.html

Studi Kasus 1 (PujaSera – Pusat Jajanan Serba Ada)

Filed under: Uncategorized — Admin @ 02:59

Seorang pengusaha melihat betapa suksesnya seseorang pengusaha menjalani usaha PujaSera (Pusat Jajanan Serba Ada) di bilangan Jakarta Barat.

PujaSera ini menggunakan konsep kaki lima (open air) yang di pagari dan memiliki 33 kios jenis makanan. Ramainya pengunjung memberikan banyak pengusaha lain ingin mencontoh sukses yang telah diraih ini. Banyak pengunjung merasa aman dan nyaman oleh keberadaan PujaSera ini. Kebersihan tempat makan ini, udara yang segar, keamanan yang terjamin dan tidak ada pengamen yang boleh masuk telah membuat PujaSera yang baru berdiri 12 bulan ini menjadi bahan pembicaraan orang dari seluruh Jakarta.

Beberapa pengusaha sudah mengintip konsep ini dan tidak sedikit yang datang untuk menyelidiki kesuksesan PujaSera ini untuk mereka contoh. Rata rata pengusaha yang mengintip dan ingin mencontoh datang paling tidak lebih dari 5 kali kunjungan untuk tujuan meneliti dan menilai.

6 bulan kemudian muncul 3 PujaSera tandingan di radius kurang dari 10Km dari tempat dimana PujaSera tersebut berada. Pendatang baru PujaSera saingan juga telah menyebarkan undangan untuk bergabung dengan PujaSera baru yang mereka dirikan. Lebih dari 40% dari pada pedagang dari PujaSera yang teletak di bilangan Jakarta Barat itu tertarik untuk bergabung di PujaSera tandingan tersebut.

Sekitar 3 bulan setelah ke 3 PujaSera tandingan tersebut berdiri, keramaian pengunjung pun turun drastis. Dan setelah 6 bulan ke 3 PujaSera tandingan itu pun hampir gulung tikar. Banyak dari pedagang yang menyesal telah bergabung dengan ke 3 PujaSera tandingan itu.

Apa yang menjadi penyebab kegagalan ke 3 PujaSera tandingan tersebut?

Semua telah di persiapkan dengan rapih, dari tempat lokasi, pemasaran, penjualan, komposisi layout dan jenis makanan yang lebih baik. Mengapa mereka gagal?

Ingin tahu jawabannya? Silahkan kunjungi http://www.wanhart.com/c/biz_plan.html

Proaktif, banyak diucapkan sedikit dijalankan

Filed under: Uncategorized — Admin @ 02:49

Banyak orang mengucapkan sesuatu tanpa mengerti arti sebenarnya. Saya sendiri selalu membawa English-English Dictionary untuk melihat arti kata yang saya ragukan agar tidak salah dalam mengucapkan apa yang saya maksudkan.

Dalam pembicaraan dengan seorang teman dekat yang memiliki pengalaman jam terbang lebih dari 20 tahun di bidang pemasaran farmasi, dengan mudahnya ia mengucapkan “ini hanya lip service pak…”. Saya terhenyak dengan kalimat yang terakhir itu. Setelah berpikir sejenak, saya mulai mengerti apa yang dimaksudkannya, kira-kira seperti ini: “ini hanya sekedar informasi pak…. Menurut kamus thesaurus Merriam Webster kata “Lip Service” adalah: an avowal of advocacy, adherence, or allegiance expressed in words but not backed by deeds —usually used with pay

Jika kita tidak mengerti apa yang kita ucapkan, bagaimana kita dapat menjaga integritas kita?

Proaktif atau dalam bahasa Inggris-nya Proactive menurut kamus thesaurus Merriam Webster adalah: acting in anticipation of future problems, needs, or changes

Jika seseorang benar-benar memahami arti kata tersebut berarti dia tidak akan pernah berhenti berpikir, tidak pernah berhenti mencari jalan keluar dan selalu melihat lubang kesempatan yang harus dijelajahi (explore). Dengan kata lain proaktif berkaitan dengan usaha usaha antisipasi yang berkesinambungan (continues anticipation efforts).

Usaha usaha antisipasi yang berkesinambungan continues anticipation efforts sering dikaitkan sebagai gambar dari proaktif. Ini sudah lazim karena secara sosial kita tidak senang mengkaitkan kata proaktif dengan sifat malas. Ada juga yang berpendapat bahwa menjalani dan bertahan hidup juga merupakan continues anticipation efforts

Tidak ada jawaban yang benar atau salah, kita semua mempunyai obligasi untuk berpikir (reasoning) dengan dasar dan pondasi yang kuat. Sudahkah kita memilikinya? Jika belum, kita dapat memulai memahami apa yang kita ucapkan.

Next Page »