WanHart Blog

March 20, 2008

Tidak ada hal yang baru di bawah Matahari. There is nothing new under the Sun.

Seseorang meng-email saya dan bertanya seperti dibawah ini:

Globalisasi mendorong setiap perusahaan untuk terus berjuang mempertahankan eksistensinya. Agar dapat terus bertahan maka tiap perusahaan berlomba-lomba terus mencari solusi baru dalam menarik minat konsumen. Selain itu perusahaan juga dituntut untuk terus melakukan perubahan baik secara internal dalam perusahaannya juga secara eksternal melalui produk-produk dan jasa-jasa yang ditawarkan.

Banyak perusahaan sering menyebut dirinya melakukan perubahan ialah dengan berinovasi. Ada 2 jenis inovasi yang sering disebut, yaitu Incremental innovation dan radical innovation. Menurut Allan Afuah, radical inovasi ialah kemampuan untuk menghancurkan, sedangkan incremental inovasi ialah kemampuan yang meningkatkan.

Salah satu perusahaan yang melakukan inovasi ialah blitzmegaplex yang mengklaim dirinya sebagai ‘bioskop terbesar di indonesia’. Blitzmegaplex muncul sebagai penantang pasar dari bioskop yang telah lama eksis yaitu cineplex 21. menurut anda, apakah inovasi yang dialukan oleh blitzmegaplex merupakan radical innovation atau incremental innovation?

Jika and berada di Afghanistan sekarang atau beberapa tahun lalu, jika ada seseorang yang membangun bioskop, itu akan menjadi satu satunya bioskop setelah pemerintahan Taliban berakhir. Banyak orang Afganistan yang akan berdecak kagum, bahkan akan banyak pula yang akan berkata di alam kagumnya ,”Ini baru inovasi”. Masa sih?

Keberadaan bioksop di Afghanistan ataupun seperti keberadaan BlitzMegaPlex di Indonesia bukanlah hasil dari innovasi, apalagi merupakan hal yang baru. Keberadaan megaplex sudah banyak di negara negara lain. Tidak ada hal yang baru dibawah matahai (there is nothing new under the sun). Sekali lagi, keberadaan BlitzMegaPlex di Indonesia bukanlah hasil dari innovasi, melainkan hasil (buah) dari pada keterbukaan dan reformasi dari pada suatu monopoli yang telah dilakukan oleh 21 cineplex selama berpuluh tahun. Tidak ada suatu hal baru yang dilakukan oleh BlitzMegaPlex dalam hal ini, dan oleh karena itu saya tidak menganggap hal ini sebagai innovasi, melainkan pembaharuan, keterbukaan pasar dari pada pasar tertutup (monopoli).

Jika Aqua menjadi lebih mapan dan besar di pasar setelah Ades berada di pasar, dan jika keberadaan Apple MacOS menjadi pacuan dari pada programmer dan designer Microsoft Windows, maka keberadaan BlitzMegaPlex akan menjadikan persaingan hiburan layar lebar menjadi sehat. Dengan adanya persaingan dari BlitzMegaPlex ini, saya telah melihat 21 Cineplex berbenah diri dengan membangun Studio XXI yang menurut saya jauh lebih hangat dan mewah dari pada BlitzMegaPlex.

Terima kasih saya untuk persaingan pasar bebas yang membuat perusahaan-perusahaan lebih memperbaiki dan meningkatkan diri dalam segi produk dan jasa. Hanya di pasar bebas, produk dan jasa yang benar benar baik akan bertahan, hidup dan sejahtera. Terima kasih persaingan, terima kasih pasar bebas, selamat tinggal monopoli.

Advertisements

March 12, 2008

Advance Negotiation Training. Pelatihan untuk cara cara ber-Negosiasi.

http://Consulting.WanHart.com

Tanpa kita sadari ‘negosiasi’ sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari hari kita dalam berkomunikasi, baik itu dengan suami, istri, ayah, ibu, teman, kolega dan atasan kita.

nego_pic1.jpg

Keunggulan cara, gaya, fakta, informasi dan metode berkomunikasi yang efisien dan efektif dalam mendapatkan apa yang kita inginkan dari lawan bicara kita adalah kunci yang utama.

WanHart Consulting akan membagikan dan mendiskusikan cara-cara, gaya-gaya, fakta-fakta, informasi yang relevan dan metode komunikasi untuk mendapatkan hasil negosiasi yang efisien dan efektif.

Cakupan pelatihan Advance Negotiation WanHart Consulting adalah:

  1. Mengenal diri sendiri (keterbatasan dan kelebihan)
  2. Mengenal lawan bicara anda (keterbatasan dan kelebihan)
  3. Membaca bahasa tubuh dan pesan tersembunyi lawan bicara anda
  4. Mengenal MATERI pembicaraan anda
  5. Meningkatkan nilai jual anda (increase your bargaining power). Mengurai, menyusun, menampilkan dan menyimpulkan informasi dan materi pembicaraan anda.
  6. Menghitung konsekuensi dan antisipasi dari keberhasilan dan kegagalan negosiasi anda
  7. Menggunakan Rational (data) dan Emosional (hati) secara seimbang

http://Consulting.WanHart.com

February 11, 2008

Daya Pikat, Daya Tarik dan Daya Bius

Dan anda hanya mempunyai satu kesempatan!

Anda sedang berjalan-jalan di suatu sore, mata anda tertuju kepada wanita cantik di depan anda. Wajahnya yang ayu sudah mencuri hati anda. Anda mencoba melirik dia dengan ekor mata anda. Ah, dia juga melirik anda kembali. Hati anda berdebar-debar lebih kencang. Apa yang anda harus lakukan? Anda bertanya dengan kesal dalam hati.

TIba-tiba suara kencang dari dalam lubuk hati berteriak, “Sekarang atau terlambat!”. Lagi diikuti suara menggelegar dari dalam hati, “Rugi apa kamu dengan menyapa dia?”. Keberanian tiba-tiba datang dan anda mulai tersenyum bersahabat terhadap dia. Hati anda yang masih berdebar-debar di tenangkan dengan senyuman yang dilemparkan kembali oleh sang idaman.

Keberanian anda mulai timbul dan anda berjalan mendekati “dia”. Hati anda kembali berdebar kencang, kulitnya yang putih dan wanginya yang semerbak membuat anda tidak percaya bahwa dia akan membalas senyuman anda.

“Halo, nama saya Dewa”
“Nama saya Dewi”
“Saya sedang ingin membeli Cafe Latte, kamu mau?”
“Ya…”

Anda dengan dia berjalan kearah salah satu kedai kopi yang cukup mewah dan ramai. Setelah anda duduk dan dan berbincang-bincang 5 menit, hati anda berkata: inilah calon istri saya, putih, cantik dan pandai. Tetapi di menit ke-6, tiba-tiba anda merasakan anda mengatakan hal yang menyinggung dia. Senyumnya pun redup dan hati anda kembali berdebar-debar dan merasa bersalah dan kalah.

wanhart_pyramid.gif

Hal-hal seperti demikian diatas sering kita alami di perusahaan dengan kolega ataupun prospek bisnis, dimana sang lawan diibaratkan seperti si “dia”, sang Dewi dengan kulitnya yang putih menawan dan wangi yang semerbak. Satu gerakan atau kata-kata yang salah, kolega ataupun prospek bisnis anda lari.

Keadaan ataupun skenario ini tidaklah boleh terjadi jika anda sedang menjual/memprospek apalagi sedang mendekati transaksi bisnis yang hampir selesai. Satu gerakan yang salah tidak akan mengantar anda kedalam puncak keberhasilan.

Daya Pikat, Daya Tarik dan Daya Bius

Kami penggemar Smart-Phone, pada umumnya kami menggunakan Nokia Communicator, tetapi sering kami membeli lebih daripada satu merek untuk penggunaan pribadi.

Suatu hari, pada tahun 2005 istri saya tiba-tiba setengah berteriak, “Pak, ada Nokia Communicator baru, namanya Nokia 9500, bagus lho!”. Istri saya sangat terpikat (Daya Pikat ) oleh penampilan Nokia 9500. Belum cukup hanya mengagumi lewat gambar, karena keterpikatannya yang begitu atunsias, maka ke-esokan harinya dia berangkat (Daya Tarik) ke RoxyMas – Pusat Handphone untuk melihat langsung dimensi dan ergonomik daripada handphone tersebut. Setelah memegang-megang dan mencoba fitur-fiturnya maka dia-pun terbius ( Daya Bius) untuk membelinya dengan harga Rp9,5 juta rupiah pada saat itu.

Apakah ini yang anda inginkan baik secara pribadi, korporat maupun produk dan jasa? Apakah langkah konsumen anda terhenti di daya pikat sebelum sempat terbius? Apakah sang Dewa dapat memperbaiki kesalahannya dan membius hati sang Dewi? Ya, jika sang Dewa mengikuti Presentation Skill yang dilakukan oleh WanHart Consulting, kesalahan pendekatan akan dapat diminimalkan sehingga “damage control” masih dapat dilakukan.

Sang Dewi dan sang Dewa hidup bahagia pada akhirnya dan dikaruniai dengan dua anak.

November 30, 2007

Kreatifitas mencari “Global Business Ideas”

Pencarian di Google dan Yahoo! sangat membutuhkan kreatifitas dalam memasukan kata kunci kita. Jika dalam kehidupan sehari hari kita sudah cukup sibuk kemungkinan besar waktu kita dihabisakan untuk rutinitas pekerjaan kita.

Dimana kita bisa mencari ‘new business ideas’? Apakah kita memiliki banyak waktu senggang dalam mencari sesuatu yang belum kita ketahui? Tentunya akan sangat sukar.

Sekarang kita dapat mencari global business ideas lewat SpringWise. Anda akan tertegun dan terkesima, tetapi rutinitas pekerjaan anda akan menenggelamkan anda kembali. Oleh karena itu jangan lupa untuk subscribe ke RSS (Real Simple Syndication) SpringWise.

Jika anda suka dengan WanHart BLOG, maka anda pun dapat subsribe RSS (Real Simple Syndication) WanHart di https://wanhart.wordpress.com/feed/

Selamat menikmati, berkembang dan sukses.