WanHart Blog

March 12, 2008

Tarif bicara telepon cellular turun?

Jika hukum ekonomi penyaluran dan permintaan (supply and demand) benar, maka memang seharusnya biaya tarif percakapan telepon cellular harus turun melihat banyaknya persaingan operator cellular GSM maupun CDMA.

Saya teringat pada waktu perang tarif (land line) di Amerika Serikat pada tahun 1995-1997 antara 3 raksasa telkom yaitu AT&T, MCI dan Sprint. Ke 3 raksasa telkom di Amerika ini saling perang tarif, selama belum ada pemenang dari perang tarif ini, para konsumen-lah yang menang.

Setelah ada pemenang dari perang biaya tarif percakapan ini, kerugian dan biaya peperangan ini akan di kembalikan dengan cara mengambil keuntungan sebanyak-banyaknya. Siapakah yang akan menang dalam perang tarif operator cellular di Indonesia ini? Sampai saat ini masih belum ada pemenang, dan selama belum ada pemenang, kita-lah pemenangnya.

Perang tarif ini bukan hanya berlaku untuk telkom, tetapi untuk semua industri. Sampai sampai perang tarifangkutan udara pun pada turun. Saya harap kualitas perawatan pesawat untuk keamanan dan kenyamanan jangan ikut turun.

Advertisements

Akhirnya terasa juga. GSM operator memukul balik.

Seperti yang sudah saya bahas sebelumnya, CDMA operator di Indonesia baru tumbuh setelah GSM operator beroperasi dan menguasai pasar (momentum advantage).

Akhirnya serangan promosi yang bertubi tubi ke pasar oleh operator CDMA seperti Esia, Flexi dan StarOne dirasakan juga oleh operator GSM. Lihat saja iklan iklan dengan Rp0,1/dtk, Rp0,0001/dtk, Rp1/menit dan lain lain.

Legacy Number. Nomor Handphone Turunan.

Beberapa tahun lalu, operator cellular baru yang berbasis CDMA seperti Esia, Flexi, Mobile 8 dan StarOne rame-rame meluncurkan jasa mereka. kira-kira 3 tahun sudah dan mereka masih belum dapat meraih pengguna pelanggan cellular berbasis GSM. Jurus-jurus baru dengan berbagai tawaran telpon murah hingga Rp49/menit pun diluncurkan oleh operator berbasis CDMA.

Apa yang membuat sulit operator berbasis CDMA untuk merambah dan membuat pelanggan cellular berbasis GSM untuk beralih ke CDMA?

  1. Roaming Factor
    Nomor cellular berbasis GSM dapat dengan mudah roaming (menjelajah) di hampir semua belahan dunia. Jika kita berpergian keluar kota atau keluar negeri, kita tidak perlu mengaktifkan atau mem-forward nomor kita dengan nomor baru (trouble free).
  2. Legacy Number Factor
    Momentum. Sudah banyak orang menggunakan cellular berbasis GSM dan sudah banyak orang yang mengenal kita dengan nomor GSM dan sudah identik seperti alamat kantor dan rumah kita yang cukup permanen. Untuk pelanggan yang ingin menghemat, kita dapat membeli atau berlangganan cellular berbasis CDMA, tetapi nomor ini sulit untuk menjadi nomor primer, karena nomor GSM kita telah banyak dikenal orang.
  3. Hardware Advancement Factor
    Perangkat lunak (software) dan jasa dari operator GSM atau CDMA yang baik akan sangat tergantung oleh dukungan perangkat keras (hardware) dari pada pemimpin (front runner) pembuat perangkat keras seperti Nokia, Sony Ericsson, Motorola dan Samsung. Saat ini pasar cellular masih di dominasi oleh Nokia dan Sony Ericsson yang notabene pro-GSM.

Siapa yang bakalan menang? Penentunya adalah pasar sendiri.

gsmcoverage2.jpg

February 22, 2008

My Dream Mobile Phone

These are some features that most of mobile manufacturers have not think of or they may have think about it.

  • Auto Select (Rule Generator).
    Sure some of the mobile device already have some of this dual mode (GSM and CDMA) that can accommodate more then one mobile number in one device.
    Many of mobile operators offer “special offers”, mostly they offered discounted talk-time or sms (text) based on their marketing strategies. I wish we can set a rule on our mobile phone for some numbers, so that when we call the particular number, the phone can call based on assigned operator (GSM or CDMA) to save cost by taking advantage of the particular mobile operator special offers.
  • Built-in BlackBerry Connect or Push Mail
  • FM Radio
  • TV Tuner
  • 8 Mega Pixels Camera
  • 30GB built-in storage
  • Micro SD expansion memory
  • Fast processor (yes, this is very important)
  • Office applications (Microsoft compatible)
  • Quad Band, UMTS and 4G
  • Speech text recognition for faster SMS (text) typing
  • Voice enabled dial
  • World GPS enabled
  • Video Players (DVD, MP4 and many more)
  • Music Players
  • NO Windows Mobile
  • Symbian or Palm OS
  • WiFi a/b/g/n
  • BlueTooth
  • T9 Predictive text
  • 16.7 million colors
  • Phone battery that can last 7 days talk-time
  • Support ANY security modules for secure financial transaction
  • More then one mobile phone fields per person in contacts

February 21, 2008

Windows Mobile? No, thank you.

I’ve used Pocket PC and later on changed it’s name to Windows Mobile 5 and 6. What was Microsoft thinking? Didn’t they figure it out that many users nowadays have more then one mobile phones?Version 6 already and they still could not figure it out to put more then one mobile phone field on one contact. If my friend have more then once mobile phone (yes, more then one, GSM and CDMA), I have to choose which one is it to be input into the fields. Is it going to be on car phone field or is it on pager field? This is silly Microsoft! More and more business travelers carry more then one mobile phone, one is for their home mobile phone and one is for the visited country (using prepaid GSM or CDMA card).

I am into Symbian OS, they’ve figured out that some users have more then one mobile phone. With Symbian (Nokia, Sony Ericsson), I can easily add extra fields on email and particularly on extra mobile phone field.

If Windows Mobile wants a bigger market share, they have to start to think about what users (people) needs.

sc003.jpg

contacts21.jpg

If you disagree with me, please email me at blog(at)wanhart(at)com Windows Mobile 6 contact (on edit mode) screen shots on how to add more mobile field in one contact. On the other hand, for Nokia and Sony Ericsson users, please email me the contact screen shots (on edit mode) and show me how to add mobile field in one contact. Thank you.