WanHart Blog

March 25, 2008

Pelatihan Komprehensif Sumber Daya Manusia.

hr_exhibit1.gif

Tidak banyak pusat pelatihan yang meluncurkan program pelatihan menyeluruh yang universal. Arti universal dalam hal ini adalah tidak mengakar kepada suatu kultur, melainkan mengakar kepada suatu ilmu praktis disiplin yang dapat di implementasikan dalam segala hal dan untuk semua pribadi.

Jika anda merasakan anda harus lebih banyak meningkatkan performa diri, baik dalam cara berpikir, tingkat ketenangan batin (hati), kesehatan jasmaniah (dengan cara menjaga gaya hidup), tingkat kreatifitas dan aktifitas, maka pelatihan komprehensif kami; Mind, Heart, Body, Hand and Foot dapat membantu anda.

Pelajari lebih lanjut untukpelatihan komprehensif kami; Mind, Heart, Body, Hand and Foot di http://HR.WanHart.com.

Advertisements

March 12, 2008

Advance Negotiation Training. Pelatihan untuk cara cara ber-Negosiasi.

http://Consulting.WanHart.com

Tanpa kita sadari ‘negosiasi’ sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari hari kita dalam berkomunikasi, baik itu dengan suami, istri, ayah, ibu, teman, kolega dan atasan kita.

nego_pic1.jpg

Keunggulan cara, gaya, fakta, informasi dan metode berkomunikasi yang efisien dan efektif dalam mendapatkan apa yang kita inginkan dari lawan bicara kita adalah kunci yang utama.

WanHart Consulting akan membagikan dan mendiskusikan cara-cara, gaya-gaya, fakta-fakta, informasi yang relevan dan metode komunikasi untuk mendapatkan hasil negosiasi yang efisien dan efektif.

Cakupan pelatihan Advance Negotiation WanHart Consulting adalah:

  1. Mengenal diri sendiri (keterbatasan dan kelebihan)
  2. Mengenal lawan bicara anda (keterbatasan dan kelebihan)
  3. Membaca bahasa tubuh dan pesan tersembunyi lawan bicara anda
  4. Mengenal MATERI pembicaraan anda
  5. Meningkatkan nilai jual anda (increase your bargaining power). Mengurai, menyusun, menampilkan dan menyimpulkan informasi dan materi pembicaraan anda.
  6. Menghitung konsekuensi dan antisipasi dari keberhasilan dan kegagalan negosiasi anda
  7. Menggunakan Rational (data) dan Emosional (hati) secara seimbang

http://Consulting.WanHart.com

November 28, 2007

Mengapa banyak pelatihan (training) yang tidak efektif? Why some training did not work?

Filed under: Business,Consulting,Pelatihan — Admin @ 09:07
Tags: , , , ,

Teori lahir dari praktek dan praktek lahir dari teori.

Banyak pelatihan (training) yang tidak efektif karena dilakukan berdasarkan teori semata. Pelatih (trainer/instructor) yang kredibel akan membagi pengalaman mereka dalam bekerja dan kehidupan sehari hari-hari yang relevan dengan materi yang disampaikan. Karena banyaknya pengalaman dalam melakukan kegiatan (aktifitas) maka Pelatih (trainer/instructor) dapat meng-ilustrasikan pengalamannya berdasarkan apa yang ia alami.

Tanpa banyaknya contoh contoh yang relevan dengan dunia usaha ataupun kegiatan yang riil, maka pelatihan (training) akan menjadi tidak efektif; tidak membumi dan tidak berkesan.

Ditambah lagi dengan persoalan kultur budaya Indonesia yang ‘sopan’. Pada umumnya orang Indonesia tidak serta merta spontan dalam berkomentar di depan umum dalam merespon sesuatu. Kultur ini juga yang menjadi masalah dalam pelatihan; tidak adanya koreksi yang spontan dari peserta dapat membuat orang kehilangan arah (misleading).

Dalam program pelatihan (training), adalah tanggung jawab semua pihak untuk mengerti dan mengamati penyimpangan penyimpangan fakta maupun pendapat. Peserta yang aktif dan spontan dalam merespon semua yang diberikan seringkali di ‘cap’ sebagai orang yang ‘sok pintar’ atau ‘pengacau’ (trouble maker) di dalam kultur Indonesia. Padahal di kultur barat, sikap resposif yang spontan inilah yang menjadi kekuatan struktur social, dan orang orang yang spontan dan responsif dalam men-sikapi suatu hal menjadi pemimpin (leader) dalam lingkungannya.

Pelatihan yang efektif harus memicu spontanitas dan respon dari pada peserta, tapi bagaimana memicu kultur budaya ‘sopan’ yang terjadi pada sesi pelatihan (training session)?

Seorang pelatih (trainer/instructor) harus dapat membuat suasana santai, nyaman dan bersahabat. Suasana seperti inilah yang akan mengembangkan dan meningkatkan dinamika kelompok (group dynamic) dan menjadikan pelatihan (training) menjadi efektif dan berkesan.